Posts

Showing posts with the label Refleksi Sosial

SPIRITUALITAS KEMAKHLUKAN:

Catatan Reflektif dari Luka Batin Bumi    Oleh. Pdt. Elifas Tomix Maspaitella Pendeta Gereja Protestan Maluku (GPM), Ketua Umum PGIW Maluku  Email:  elifastomixmaspaitella@gmail.com )     ABSTRAK Semua makhluk yang hidup memiliki cara hidupnya, ada jiwa di dalam setiap makhluk sebagai manifestasi dari kuasa Tuhan, penyebab utama dari kehidupan itu. Memahami spiritualitas kemakhlukan berarti membangun jejaring ciptaan yang utuh, menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari keadilan sosial di muka bumi. Spiritualitas kemakhlukan menuntun pada etika kerendahan hati ekologi, dan menolong manusia memahami tugas budayanya atas lingkungan hidup.     I.                       PENGANTAR   27 November 2025 Air mata langit tidak bisa diseka bumi  kain-kain resapan di bumi sudah rusak, berlobang turun deras di pipi mulus Aceh, Sumut, Sumbar ...

TIMURNESIA:

Image
BIARKAN KAMI MENYANYI DAN MENARI DENGAN LAGU KAMI  Oleh. Pdt. Elifas Tomix Maspaitella     00 – INTERLUDE Kami menyanyi bukan untuk “jual suara” Sebab nyanyian bagi kami itu denyut jantung yang memompa kehidupan  Nyanyian adalah kehidupan, tarian adalah gerakan naik turunnya      Kalimat itu mungkin terlalu berlebihan, tetapi narasi kehidupan orang Indonesia Timur sepertinya bukan baris-baris aksara seumpama sebuah novel atau cerpen. Kami tidak pandai merangkai cerita episode ke episode, apalagi cerita bersambung. Sebab jika kami bercerita, justru kami sedang memainkan irama, bunyi dan nada. Jadi kehidupan kami itu ibarat  partiture,  ditulis dalam bentuk notasi dan syair, setiap syair selalu bergantung pada  not,  dan setiap derap kehidupan mengalir mengikuti  birama.  Cuatan hati kami sangat bergantung pada tangga nada yang dipakai. Karena besar kecilnya suara kami itu seperti ombak dari tengah lautan menyapu bibir ...

YELIM DAN STRUKTUR SIFAT ORANG KEI

Image
    OLEH. ELIFAS TOMIX MASPAITELLA   Sesungguhnya ini adalah tulisan saya dalam Arahan Gereja yang disampaikan pada saat Penahbisan Gedung Gereja Elim, Jemaat GPM Ohoidertawun, Kei Kecil dan Kota Tual, pada Minggu, 28 April 2024 yang lalu. Pada kesempatan itu, saya bermaksud menyampaikan rasa terimakasih kepada warga gereja di sana, tetapi saya tidak tahu tema apa yang pas untuk mengungkapkan semuanya. Kemudian saya tiba pada satu tindakan berbudaya yang hidup di kalangan masyarakat Kei, yaitu  yelim,  atau tradisi saling memberi di kalangan masyarakat Kei, atau tepatnya saya sebut Anak-anak Kei. Struktur Arahan itu telah saya ubah sehingga tertulis sebagai sebuah tulisan reflektif ini.   Dari pengalaman berjumpa dan mengalami secara langsung indahnya budaya dan kehidupan sosial orang Kei, maka pada momentum beriman saat ini, melalui penahbisan Gedung gereja Elim Jemaat GPM Ohoidertawun, perkenankan saya menyampaikan arahan ini dalam bentuk refleksi mengena...

KULTUR PEMBERITAAN MEDIA:

  Antara Filsafat dan Opini Publik   oleh. Elifas Tomix Maspaitella   I.             PENGANTAR Saat ini persoalan agama dan lingkungan hidup menjadi dua isu yang marak di seluruh dunia, karena keduanya dironai oleh krisis yang terjadi secara intensif. Pada aspek agama, seiring munculnya tindakan radikalisme dan terorisme yang tidak segan-segan membunuh sesama manusia, orang menanyakan akar-akar spiritual atau warisan ajaran agama, sampai mengorek ke soal-soal yang fundamental yaitu “apakah Tuhan mengijinkannya”. Begitu juga dengan krisis lingkungan hidup bahkan yang berdampak pada situasi kebencanaan, tak pelak muncul pula pertanyaan teologis seperti itu, karena bencana alam juga merenggut nyawa manusia.     Teori tentang suatu pers yang bebas ialah bahwa kebenaran akan muncul dari reportase yang bebas, bukan bahwa kebenaran itu akan disajikan dengan sempurna dan seketika demi kepentingan seseorang (Walter L...