Posts

Showing posts with the label Fiksi Alkitab

Kerinduan Kepada Allah

Image
Mazmur 42:1-12 Oleh. Pendeta Elifas Tomix Maspaitella     DAHAGA INI TIDAK BISA DIHAPUS OLEH AIR DI KOLAM KECIL, MELAINKAN PADA SUNGAI YANG MENGALIR TAK PERNAH KERING Ini bukan sekedar rindu seperti orang kasmaran akan kekasihnya. Kerinduan ini sungguh sangat besar dan tidak bisa ditahan lagi. Seperti rusa yang dahaga dan ingin segera minum dari air di sungai. Rusa itu berlari mencari sungai, bukan sekedar telaga. Artinya diperlukan air dalam jumlah yang tidak terbatas, supaya bisa diminum sepuasnya tidak takut kalau-kalau air itu habis. Ingin berlama-lama di tepian sungai itu, minum airnya tanpa henti, berapa pun banyaknya rusa yang berada di situ dan meminum dari sumber yang sama, tak pernah akan habis.    Kerinduan itu diumpamakan seperti kerinduan kita kepada Tuhan. Rasa rindu untuk berada dalam rangkulan kasihNya, kasih yang luas dan mengalir seperti sungai yang tak pernah kering. Rasa rindu itu membuat kita hanya mencariNya, apa pun tantangan di tengah jalan, k...

IZINKANLAH AKU MELAKUKAN HAL INI, PAPA!

Fiksi Alkitab (5) Hakim-Hakim 11:29-40 dalam Perspektif Kesetaraan Gender Oleh. Elifas Tomix Maspaitella I “Papa, bilakah engkau pergi berperang?” Yefta bingung menjawab pertanyaan anak perempuannya yang baru beranjak dewasa. Ia mengelus kepala putrinya itu. Dengan wibawanya sebagai seorang papa dan seorang Hakim Israel, Yefta berkata kepada putrinya itu: “Dengarlah padaku anakku, seperti segala taurat yang telah kuajarkan kepadamu. Ketahuilah, jika TUHAN menghendaki aku melakukan segala yang baik bagi bangsa ini, aku tidak bisa menolaknya. Hari-hari hidupku hanyalah mendengar dan melakukan apa yang diperintahkan TUHAN, agar aku, keluargaku dan seisi bangsa ini selamat dan hidup dalam kelimpahan berkat”. “Papa, jika setiap perempuan di luar sana bisa berteriak, mungkin mereka akan memujamu sebagai pahlawan yang sejati. Pahlawan Israel yang gagah berani. Tetapi kalau kau ijinkan aku berbisik, kan ku dengungkan di telingamu doaku: “kiranya engkau selamat kembali k...

Yusuf dari Arimatea

Image
Cerita Fiksi Alkitab: YUSUF DARI ARIMATEA Pagi itu, orang semakin banyak memenuhi alun-alun Kota. Di teras atas Istana, tampak Pilatus hilir mudik, bersama beberapa pejabat lain. Beberapa orang Imam Besar Yahudi, Anggota Mahkamah Agung dan Majelis Besar ( Bouleutes ) juga terlihat di situ. Sesekali Pilatus tampak marah. Di saat berikutnya ia seperti sedang berpikir keras. Bingung bercampur geram. Ternyata, ia berharap Herodes, rekannya itu, yang menjatuhkan vonis terhadap Yesus, namun Herodes malah mengembalikan Yesus kepadanya selaku gubernur wilayah. Pilatus : ( menggerutu dalam hati ) Aku jadi bingung dengan keadaan ini. Tahukah kalian, aku semakin yakin, orang ini tidak melakukan satu pun pelanggaran, baik terhadap hukum negara maupun terhadap hukum agama kalian ( sambil menunjuk pada beberapa anggota Mahkamah Agama dan majelis Besar ). Mereka semua terdiam Anggota Mahkamah Agama : Yang Mulia, Tuanku. Sekiranya tuanku berkenan, biarlah tuanku menyatakan i...
Image
CERITA FIKSI ALKITAB (1) YESUS DI KAPERNAUM (Berdasar Yohanes 2:12) I ~ Esok Paginya Ilustrasi: Air berubah menjadi anggur “Ibu, terima kasih, karena ibu dan bapak serta semua saudaraku, sudah mengikut aku dan murid-muridku ke sini, di Kapernaum”, kata Yesus kepada ibunya, Maria. “Anakku, maafkan Ibu, jika ada sesuatu yang salah semalam”, kata Maria, Ibunda Yesus, pagi-pagi, saat ia melihat anak kesayangannya itu baru saja bangun dan hendak membasuh mukanya. “Tidak usah dipikirkan, ibu. Aku mengerti, ibu tidak mau keluarga kita malu oleh karena tidak bisa memberi yang terbaik kepada tamu-tamu itu. Kita berdoa, semoga rumah tangga saudaraku itu bahagia, ia dan istrinya hidup selamanya, seperti ditetapkan dalam hukum Musa”, kata Yesus sambil mencium kedua pipi ibunya. Saat hendak pergi menghampiri Johanes, Joses, Judas dan Simon, saudara-saudaranya, ibunya menarik tangannya dan berkata: “Maaf, jika memang waktumu belum tiba, seperti dikehendaki oleh Yang Maha Tingg...