Posts

TIGA BATU TUNGKU:

Oleh. Elifas Tomix Maspaitella 1. Penting, menjadi sadar TULISAN ini merupakan ringkasan dan refleksi lanjutan atas Tesis yang saya tulis pada tahun 2001 di Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga. Setelah tesis itu dibaca kembali, renungan akademis memunculkan sebuah kesadaran kultural, akan berbagai mekanisme kontrol sosial yang sebetulnya telah ada dalam budaya masyarakat kita di Maluku. Tiga Batu Tungku (TBT) dalam defenisi itu merupakan salah satunya, di samping beberapa yang patut disebut seperti masohi, hamaren, sosoki, badati, sasahil, dll. Hanya saja, spesifikasi TBT tentu terletak pada jaringan yang terpintal di dalamnya. Umumnya, sistem kerjasama TBT ini dikenal di semua negeri (Kristen) di Maluku, yang terdiri dari unsur Pemerintah Negeri, Majelis Jemaat (Gereja), dan Dewan Guru (Pendidikan). Di negeri-negeri Islam, sistem ini lazim disebut Tetua Teru. Sistem ini umumnya berkembang di negeri-negeri Islam Leihitu, terdiri atas Siatawa – Raja Hitu – Timu Lau. Agak berbed...

AMBTENAR dan PENDATANG:

Klaim Landscape dan Interelasi Demografis di Ambon Oleh. Elifas Tomix Maspaitella A. “Orang Bisu” dalam Sejarah Masyarakat Sejarah kita cukup lama didominasi oleh cerita mengenai “orang-orang kuat”. Suatu sejarah yang elitis; memamerkan prestasi-prestasi para penguasa. Sejarah itu terkesan ditulis untuk memperkuat suatu hegemoni; padahal ketika terjadi – historical event – semua orang terlibat di dalamnya. Orang-orang di kemudian hari yang secara ajek menyusun suatu klasifikasi dan periodisasi yang hanya menonjolkan “salah satu bagian” serta “sekelompok aktor” dari sejarah itu. [1] Orang kebanyakan yang justru besar perannya dalam sejarah itu terabaikan. Akibatnya, kita – di kemudian hari –hanya melihat dan memahami sejarah dari suatu sisi yang primordialistik, tidak komprehensif/utuh. Usaha memahamkan sejarah secara utuh kemudian terbentur oleh kendala data, karena tindakan menyejarah dari orang-orang kebanyakan sudah terlupakan, atau bahkan hilang ditinggal tradisi penulisan sejarah...