Tuesday, February 17, 2009

Renungan Harian: 1 Yohanes 2:22-29

Oleh. Elifas Tomix Maspaitella

Ayat Fokus: ay. 29 “Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya”.

Renungan:
Tentu tidak sulit untuk melakukan kebenaran di dalam hidup. Apalagi sebagai pekerja Kristen. Sebab melakukan kebenaran adalah esensi hidup kita. Rahasianya adalah kita telah dibenarkan oleh Kristus, melalui suatu jalan yang sangat mahal, yaitu Salib, kematian, dan kebangkitanNya.
Tetapi memang kita kerap menyaksikan, sulit juga orang melakukan hal-hal yang benar. Ayat bacaan kita mengatakan, kesulitan itu terletak karena sikap kita yang malu untuk melakukan hal-hal yang benar. Nah, tentu kita akan kembali bertanya, mengapa harus malu melakukan hal yang benar? Jawabannya, yaitu kita sudah terbiasa menyaksikan orang memutar-balikkan kebenaran. Lalu kita memandang: ‘ah, sudah biasa’. Akibatnya, jika tidak melakukan hal serupa, kadang dipandang ‘tidak ikut trend’. Malah ada bujukan seperti ini: “biking saja, seng ada yang tau”, atau “dia jua biking, jadi biking saja”.

Entah, siapakah yang harus kita contohi? Berpegang pada jati diri sebagai orang Kristen di tengah tantangan seperti itu harus menjadi keputusan kita. Sebab, kita telah dilahirkan dalam kebenaran Kristus melalui salib, jadi kita dipanggil untuk tetap melakukan kebenaran, dalam kondisi apa pun.

Menu:
Kebenaran itu mahal, tetapi melakukan kebenaran itu ‘gratis’. Jadi selagi tidak dibeli, lakukanlah hal-hal yang benar.

No comments:

Tabea Upu Ina Upu Ama

This is my personal blog which contain my ideas. I welcome you to read and give the critical comments. And let us going to progressive discourse!